buttons=(Accept !) days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !

Top Videos

megagrid/recent

Trending Weekly

4/sgrid/recent

Want to Share About Your Project

Best Trending hot Gadgets section with Latest Update

Top Stories

megagrid/recent

Contact form

Footer Copyright

Design by - Blogger Templates | Distributed By Best Blogger Templates

About Us

Aflex Template is Designed Theme for Giving Enhanced look Various Features are available Which is designed in User friendly to handle by Piki Developers. Simple and elegant themes for making it more comfortable

Ads Section

Mengenal Suku dan Bahasa yang ada di Bengkulu

 Provinsi Bengkulu yang merupakan salah satu Daerah terbesar ke dua di sepanjang Pesisir Barat Sumatera memiliki Suku yang beragam. Seperti yang kita tau bahwa Indonesia sendiri memiliki begitu banyak suku yang mendiami di suatu Wilayah atau Daerah. Begitupun dengan Bengkulu yang memiliki Banyak Suku yang mendiami di wilayah Bengkulu.

Sebagai putra Daerah ataupun Orang Bengkulu asli yang mendiami Bumi Raflesai harrus tau Suku apa saja yang ada di Bengkulu. Suku-suku di Bengkulu banyak tersebar mendiami beberapa daerah bagian yang ada di Bengkulu. Termasuk juga Kota Bengkulu yang sudah banyak tercampur dengan Suku lainnya yang datang merantau di Bengkulu.

Namun pembahasan ini adalah bukan untuk membahas suku pendatang yang ada di Bengkulu, melainkan akan Mengenalkan Lebih Dekat Suku yang ada di Bengkulu. Atau mengenali Suku asli yang memang Berasal dari Bengkulu. Apa saja Suku yang berasal dari Bengkulu, berikut adalah ringkasan tentang Suku bangsa yang ada di Bengkulu

Suku yang ada di Bengkulu

1. Suku Bangsa Mukomuko

Suku Mukomuko atau sering di sebut dengan Orang Mukomuko atau Muke-muke yang mendaiami daerah yang sekarang di Sebut Mukomuko. Orang Mukomuko memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa Mukomuko.

Orang Mukomuko banyak memiliki persamaan dengan Suku Minangkabau, bukan hanya dari segi bahasa saja, namun juga dari budaya yang sama dengan kebudayaan Minangkabau.

2. Suku Bangsa Pekal

Suku Pekal ini mendiami daerah Mukomuko hingga Bengkulu Utara yang berbatasan langsung Dengan Provinsi Jambi. Menurut Cerita yang ada bahwa Suku ini adalah campuran dari suku Rejang dan Minangkabau yang memiliki cerita tentang perjalanan Enam beradik orang Suku Rejang. Dari segi bahasa nya sendiri terlihat bahwa Bahasa Pekal Ini perpaduan antara bahasa Rejang dan Minangkabau.

3. Suku Bangsa Rejang

Suku Rejang merupakan suku Asli dari Bengkulu. Suku Rejang juga menyebar cukup luas di Provinsi Bengkulu. Suku Rejang sendiri merupakan salah satu suku tertua yang ada di Bengkulu. Suku ini bisa di jumpai di Daerah Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong dan Bengkulu Utara.

4. Suku Bangsa Lembak

Suku Lembak juga merupakan suku yang tertua dan terbesar di Bengkulu. Suku Lembak tersebar dari kota Bengkulu, Rejang Lebong, Palak Curup, Bengkulu Tengah, hingga ke Bengkulu Utara, Menurut sejarah Suku Lembak di Bengkulu terbagi menjadi tiga yaitu : Lembak 8, Lembak Bulang, dan Lembak Beliti

Lembak 8 sendiri mendiami hampir di sebagian wilayah Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu, merupakan Suku yang terdiri dari 8 Dusun, yang sekarang lebih dikenal dengan Desa. 

Lembak Bulang merupakan yang berasal dari Daerah Taba Lagan, yang kemudain menyebar hingga ke Daerah Panorama. Dalam penggunaan bahasa Lembak 8 dan Lembak Bulang sama, namun hanya ada kata yang berbeda. Jika Lembak 8 menyeut kata "Tidak" dengan kata Col, jika LEmbak Bulang menyebutnya dengan kat DIE. Mereka sering menyebut dirinya dengan sebutan Orang Bulang.

Lembak Beliti menurut sejarah adik dari Lembak 8. Suku Lembak Beliti sendiri mendiami daerah Kepal Curup, Rejang Lebong, Sindang Kelingi, hingga Lubuk Linggau (palembang).

5. Suku Bangsa Serawai

tarian suku bengkulu
gambar by blogkulo

Suku Serawai merupakan Suku Asli dari Provinsi Bengkulu. menurut cerita juga Suku ini juga merupakan salah satu yang tertua di Bengkulu. Suku serawai mendiami di Beberap Daerah di Bengkulu di antaranya adalah Daerah Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, dan Kepahiang.

Sebagian besar Suku Serawai mendiami di Daerah Kabupaten Seluma, bahkan mayoritas masyrakat Seluma memang berSuku Serawai

Menurut cerita orang tua dahulu Suku Serawai merupakan keturunan Leluhur yang bernama Serunting Sakti yang sering di sebut juga dengan si Pahit Lidah.  Ada juga versi yang berkata bahwa Suku Serawai ini berasal dari Semidang Bukit Kabu.

6. Suku Bangsa Basemah

Suku Basemah sebenarnya merupakan suku yang dalam segi bahasanyahampir menyerupai bahasa Suku Serawai,namun Suku basemah memiliki bahasa yang lebih cepat dalam pembicaraanya.

Suku Basemah mendiami sebagian Wilayah Kabupaten Kaur dan Bengkulu selatan. Hingga ke Pagar Alam

7. Suku Bangsa Kaur

Suku Bangsa Kaur atau Suku kaur merupakan Suku Asli dari Kabupaten Kaur, yang mendiami Wilayah kaur. Suku kaur memiliki budaya yang hampir sama dengan Budaya lainnya di Bengkulu.

8. Suku Bangsa Enggano ( Suku Enggano)


tari perang suku enggano
Gambarby Wikipedia

Suku Enggano merupakan Salah satu Suku Tertua di Sumatera, yang mendiami di Pulau Enggano. Pulau Enggano Sendiri secara Administratif masuk ke dalam bagian wilayah pemerintahan Bengkulu Utara.

Suku Enggano sendiri memiliki Budaya yang hampir menyerupai suku Batak dan Suku Nias. Ada pula yang menyebutkan bahwa Suku Enggano merupakan keturuanan dari bangsa Portugis saat pemerintahan Kolonial Inggris di Bengkulu.

Bahasa yang ada di Bengkulu

Seperti daerah lainnya di Indonesia, begitupun dengan Bengkulu. Bengkulu yang terdiri dari berbagai macam Suku pastinya juga memiliki keragaman Bahasa yang bermacam pula. Seperti Bahasa Serawai yang biasa di gunakan di Daerah Seluma sebagai bahasa Daerah dari Kabupaten Seluma. Atau Bahasa Bengkulu yang sering di jumpai di Kota Bengkulu. berikut ini adalah Bahasa bahasa yang ada di Bengkulu lengkap dengan Daerah penyebaran dan penggunaan Bahasa daerahnya di Bengkulu.

1. Bahasa Bengkulu

Bahasa Bengkulu atau sering juga di sebut sebagai bahasa bengkulu asli merupakan bahasa Daerah yang dominan di gunakan di Daerah Kota Bengkulu hingga pesisir pantai Bengkulu.

2. Bahasa Lembak

Bahasa Lembak adalah bahasa tradisional Suku Lembak yang ada di Provinsi Bengkulu. Bahasa Lembak sendiri banyak di gunakan di sebagian kota Bengkulu, Hingga sebagian wilayah Bengkulu Tengah

3. Bahasa Serawai

Bahasa Serawai merupakan Bahasa Tradisional Suku Serawai yang mendiami Daerah Seluma dan Bengkulu Tengah. Bahasa Serawai juga merupakan salah satu bahasa tertua yang ada di Bengkulu. Bahasa Serawai ini bisa di jumpai di Daerah Seluma, hingga sebagian wilayah di Bengkulu Tengah

4. Bahasa Rejang

Bahasa Rejang adalah Bahasa Tradisional dari Suku Rejang yang ada di Bengkulu. Penyebaran Suku Rejang ini cukup luas di Provinsi Bengkulu. Mulai dari sebagian Kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, hingga Bengkulu Utara.

5. Bahasa Pekal

Bahasa Pekal merupakan bahasa tradisional dari Suku Pekal yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara. Bahasa Pekal sendiri hampir serupa dengan bahasa Rejang, namun pengucapannya lebih cepat dan memiliki arti yang berbeda

6. Bahasa Basemah

Bahasa Basemah adalah bahasa yang sering di gunakan dalam keseharian dari suku Basemah yang mendiami di sebagian wilayah Bengkulu Selatan Hingga Kaur.

7. Bahasa Kaur

Bahasa Kaur adalah Bahasa yang unik yang hanya akan di jumpai di Kabupaten Kaur, pengucapan dalam Bahasa Kaur hampir serupa dengan Bahasa dari Suku Basemah

8. Bahasa Manna

Selanjutnya adalah Bahasa Manna yang terdapat di Kabupaten Bengkulu Selatan. Bahasa Manna hampir serupa dengan Bahasa Serawai, karena memang masih satu rumpun dengan Suku Serawai. Namun Bahasa Manna sedikit lebih cepat dalam pengucapannya di bandingkan dengan bahasa tradisional Suku Serawai.

Penutup

Dari sekian banyak Suku yang ada di Bengkulu ini, salah satunya adalah Suku saya, yaitu Suku Serawai. Nah itulah Suku-suku yang ada di Bengkulu. Mungkin dari Teman-teman ada juga yang berasal atau keturunan dari suku di Atas.

Jangan Lupakan asalmu, Banggalah dengan Suku dan Adat yang ada, Tetaplah mencintai Indonesia dan Daerah, Lestarikan yang ada, meskipun perkembangan teknologi semakin pesat, melalui Artikel ini saya berharap teman-teman semua juga mencintai Suku dan Budaya. 

Tabik
Trio saputra
Menjadi manusia yang berguna adalah jalan ninjaku. Tapi aku bukan Ninja, jadi saat ini saya hanya sedang berusaha memperbaiki diri menjadi orang baik yang bisa berguna untuk orang lain

Related Posts

Posting Komentar